6 Obat Sakit Gigi yang Ampuh dan Mudah Ditemukan

 6 Obat Sakit Gigi yang Ampuh dan Mudah Ditemukan

CermatPedia.com – ada pepatah bilang ‘Sakit gigi memang lebih ngilu dari sakit hati’ Namun, ada obat sakit gigi dan ada banyak cara kok untuk menyembuhkan sakit gigi secara alami dan tradisional.

Derita Sakit Gigi Yang Teramat Menyiksa

Pernahkah Anda merasa dunia seakan runtuh? Perasaan campur aduk jadi satu? Sakit gigi memberikan efek yang sangat dramatis untuk Anda.

Tidak hanya masalah kesusahan mengunyah makanan saja, perubahan suasana hati juga turut dirasakan.

Bahkan banyak kasus terjadi karena sakit gigi, rasa sakitnya menjalar ke bagian tubuh lainnya. Kondisi yang menyiksa tersebut karena kurangnya menjaga kebersihan di area gigi dan mulut. Maka, bisa dipastikan masalah gigi dan mulut bermunculan.

Sakit gigi sendiri mengandung pengertian timbulnya sensasi nyeri pada bagian rongga mulut. Nyeri bisa ditimbulkan dari gigi bagian dalam dan luar. Tergantung dari penyebab atau asal muasal dari nyeri.

Gigi yang mengalami nyeri bisa disebabkan karena beberapa alasan.

Alasan-alasan yang muncul biasanya berupa gusi bengkak, gigi berlubang, abses pada gigi, tambalan yang rusak, dan masih banyak lagi.

Nyeri dapat hilang dengan pengobatan secara kimia maupun alami. Akan tetapi jika Anda meminimalkan risiko, pengobatan alami layak untuk dipilih.

Bahan Alami Penghilang Nyeri Bagi Penderita Sakit Gigi

Bahan-bahan alami yang ada di sekitar kita, bahkan dari bumbu dapur sekalipun bisa Anda gunakan untuk mengurangi nyeri.

Rasa nyeri akan secara otomatis dihambat oleh zat alami yang dihasilkan dari beberapa bahan alami tersebut.

Bahkan bahan ini telah digunakan pada masa silam dan bahkan telah terbukti secara empiris mampu mengurangi peradangan, dan anti bakteri.

Luar biasa bukan?

#1 Garam

garam-untuk-sakit-gigi
garam-untuk-sakit-gigi

Bahan pertama yang satu ini sangat mudah didapatkan. Tidak hanya memiliki fungsi sebagai penyedap masakan, kandungan aktif dalam garam mampu menghilangkan bakteri merugikan dalam rongga mulut Anda.

Selain itu, garam juga memberikan efek pereda terhadap peradangan pada area mulut dan gigi. Penggunaan garam sebagai pertolongan pertama sangat mudah.

Anda cukup sediakan air putih yang sudah matang dengan suhu air masih hangat. Air putih tersebut Anda tuangkan ke dalam satu gelas penuh.

Setelah itu, segera Anda siapkan sendok makan, lalu ambil satu sendok makan garam.

Masukkan garam yang sudah ditakar ke dalam satu gelas air putih tersebut. Lakukan pengadukan sampai garam benar-benar larut dengan sempurna.

Jika sudah bercampur, ambil gelas tersebut lakukanlah kumur-kumur secara perlahan. Anda lakukan penghitungan sampai 10 lalu keluarkan dari dalam mulut. Begitu seterusnya sampai larutan garam dari benar-benar habis. Anda bisa lakukan terapi tersebut sebanyak 3 kali sehari.

#2 Minyak Cengkeh

minyak-cengkeh
minyak-cengkeh

Bahan alami kedua dari dapur Anda yang bisa dipakai pereda nyeri, yaitu cengkeh.

Cengkeh merupakan salah satu jenis bumbu dapur yang umum dipakai untuk masakan khas Indonesia, terutama yang mengandung kuah santan.

Aroma kuat nan sedap yang dihasilkan cengkeh mampu membuat gigi Anda bebas bakteri lho!

Begini caranya!

Ambil cengkeh secukupnya, lalu olah cuci cengkeh sampai bersih. Setelah itu, olah cengkeh sampai benar-benar menjadi minyak.

Jika sudah menjadi minyak, lalu saring cengkeh. Minyak cengkeh ambil seperlunya dan letakkan dalam wadah kecil.

Sediakan kapas yang dibuat kecil-kecil, dibentuk bulat, lalu celupkan ke dalam minyak cengkeh. Setelah itu, tempelkan ke bagian gigi yang nyeri. Kandungan alami dari cengkeh yang berupa eugenol mampu membunuh mikroba dalam sesaat.

#3 Cuka

Kita mengenal cuka ke dalam dua jenis, yaitu cuka masak dan cuka apel. Kedua cuka tersebut sama-sama mempunyai manfaat sebagai pereda sakit gigi.

Kandungan alami di dalam cuka dapat bersifat antibakteri. Gigi yang terkontaminasi bakteri akan bersih kembali ketika menggunakan cuka.

Cara mengobati gigi dengan cuka cukup mudah, yaitu:

  • Cara pertama, Anda bisa ambil satu sendok makan cuka. Setelah itu campurkan cuka yang telah disiapkan ke dalam satu gelas air putih bersih dan matang. Aduk rata dan siap digunakan untuk berkumur. Lakukan 3 kali sehari secara rutin.
  • Cara kedua dengan metode tempel, Anda cukup siapkan kapas kecil secukupnya dan dibentuk bulat. Anda tuang cuka ke atas sendok teh, setelah itu celup kapas pada cuka tersebut. Langkah terakhir tempelkan kapas yang sudah ada cukanya pada gigi Anda yang mengalami masalah.

#4 Jahe

Jahe adalah salah satu tanaman rempah yang tergolong ke dalam jenis jamu-jamuan.

Khasiat utama sebagai pencegah masuk angin sekaligus menghangatkan tubuh. Biasanya dibuat sebagai minuman. Walaupun demikian jahe bisa dimanfaatkan untuk bumbu penyedap masakan.

Sakit gigi bisa sembuh dengan jahe, caranya mudah.

Ambil satu siung jahe, kupas kulitnya dan cuci bersih dengan air mengalir.

Setelah bersih, jahe tersebut Anda geprek, jika sudah setengah hancur, segera tempelkan pada gigi Anda.

Efek antibiotik alami pada jahe akan membasmi kuman dan bakteri pada gigi dan mulut. Metode ini bisa juga dilakukan berulang kali sampai terasa tidak sakit lagi.

#5 Daun Jambu Biji

Tidak hanya buahnya saja yang berkhasiat untuk tubuh Anda.

Daun jambu biji bisa Anda pergunakan untuk pereda sakit gigi. Ada beberapa tahapan pembuatan daun jambu biji untuk obat sakit gigi.

Siapkan beberapa daun jambu biji, lakukan penumbukan daun sampai setengah hancur. Anda siapkan air dalam panci kecil, lalu masukkan tumbukan daun jambu biji tadi ke dalam air.

Setelah itu, rebus sampai matang, jika sudah mendidih matikan kompor, tunggu sampai rebusan tersebut dingin.

Siapkan gelas, tuang dan siap untuk dijadikan obat kumur. Lakukan 2-3 kali sehari sampai sembuh.

Kandungan analgesik, antibiotik dan antipiretik dalam daun jambu biji mampu menghambat pertumbuhan mikroba gigi dan mulut.

#6 Bawang Putih

Bawang putih dapat bersifat sebagai pengusir bakteri yang menyebabkan gigi sakit. Anda dapat menggunakan ke gigi Anda seperlunya.

Ketika masih terasa nyeri Anda bebas mengaplikasikan kembali. Tetapi jika nyeri sudah berkurang bahkan reda, Anda bisa segera menghentikannya.

Admin

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *